- Defenisi Komunikasi dan Komunikasi Data
- Komponen Dasar Komunikasi Data
- Faktor-faktor Kebehasilan Komunikasi
- Model & Sistem Komunikasi Data
- Keperluan Komunikasi Data
- Perkakasan Asas Komunikasi Data
- Asas Pembentukan Data
- Kod-kode Perwakilan Data
1. Penjadwalan Round-Robin (RR)
semua proses dianggap penting dan di beri jatah waktu pemroses yang disebut kwanta. Proses berjalan dieksekusi oleh pemproses sebanyak saru kwanta, kemudian penjadwal akan megalihkan ke proses berikutnya juga untuk berjalan satu kwanta, kemudian dilanjutkan ke proses berikutnya, juga diproses satu kwanta, begitu setersnya sampai kembali ke proses awal dan berulang.
Ketentuan penjadwalan ini adalah sebagai berikut :
- Bila kwanta gabis dan proses belum selesai maka proses running itu menjadi ready dan prmroses dialihkan ke proses lain,
- Jika kwanta belum habis dan proses menuggu suatu kejadian (misalnya menunggu suatu proses I/O)
- JIka kwanta belum habis dan proses menunggu suatu kejadian (misalnya menunggu suatu operasi I/O) maka proses running itu pemroses di alihkan ke proses lain.
Sasaran Penjadwalan ini untuk meminimalkan banyaknya swapping baru yang dilakukan adalah :
- Proses yang sangat banyak menggunakan pemroses diberi jatah waktu lebih banyak (kwanta lebih besar) dan satu waktu.
- Penjadwalan dilakukan berdasarkan kelas-kelas prioritas proses kelas tertinggi berjalan selama satu kwanta, kelas berikutnya berjalan dua kwanta, kolom berikutnya berjalan tiga kwanta dan seterusnya.
Jalankan proses-proses pada kelas prioritas tertinggi
Jika Proses telah menggunakan seluruh kwanta yang diberikan prioritasnya diturunkan satu kelas
Proses yang masuk pertama kali ke sistem diberi prioritas tertinggi.
3. Sortest-Remaind-First (SRF)
Penjadwalan yang memprioritaskan estimasi waktu proses yang rendah. ketentuannya yaitu proses-proses yang di estimasi memiliki sisa waktu. Proses terendah segera dieksekusi termasuk proses-proses yang baru masuk dalam antrian.
4. Hightes-Ratio-Next (HRN)
Penjadwalan yang memprioritaskan "Rasio prioritas dinamis" tertinggi.
dimana HRN di hitung dengan rumus :
Prioritas = (waktu tinggi+waktu layanan)/waktu layanann
5. Priority Schedule (PS)
Penjadwalan yang memprioritaskan proses yang memiliki prioritas statis tertinggi.
6. Guaranteed Schedule (GS)
Penjadwalan ini berupaya memberi masing-masing daya pemroses yang sama, jika terdapat N proses maka tiap proses diberikan 1/n daya pemroses. Read More...
Penjadwalan Proses merupakan basis sistem operasi multu programing dengan mengalih -ngalih pemroses diantara proses yang ada, sistem operasi membuat sistem komputer menjadi lebih produktif dan efisien. Penjadwalan merupakan kumpulan aturan yang berlainan denang urutan kerja yang diberlakukan oleh sistem operasi terhadap proses yang berdasarkan kriteria :
Adil (fairness)
- Efisien
- Waktu tanggap
- Tutu Arround Time
- Throungput
Bahwa proses-proses harus diberlakukan sama mendapat jedah waktu yang sama untuk di proses sehingga tidak terjadi "starvation" yaitu kondisi dimana proses tidak pernah dieksekusi karena tidak dijadwalkan untuk berjalan.
2. Efisiensi
Efisiensi untuk utilisasi di hitung dari perbandingan (ratio) antara waktu sibuk pemroses dengan total waktu aktif sistem komputer.
3. Waktu Tanggap
Waktu tanggap adalah waktu yang dihabiskan dari saat karakter terakhirdari perintah dimasukkan sampai hasil pertama muncu pada perangkat output.
4. Turn Arround Time
Adalah waktu yang dihabiskan mulai saat proses masuk ke sistem simpan proses itu dieksekusikan oleh sistem
"turn Arround Time adalah waktu proses + Proses waktu tungga" Read More...
Tabel-tabel proses
- Tabel informasi manajemen memory
- Tabel informasi manajemen I/O
- Tabel informasi sistem file
- Tabel-tabel proses
Tabel ini fungsinya menjaga keutuhan memory utama atau sekunder. Tabel ini memeuat informasi sebagai berikut :
- Alokasi memory utama yang diijinkan proses
- ALokasi momory sekunder yang diisikan proses
- Atribut segmen momory utama atau sekunder
Tabel ini digunakan untuk mengelolah penggunaan perangkat I/O agar dapat digunakan secara bergantian oleh proses yang dibutuhkannya.
3. Tabel informasi sistem file
File ini menyimpan informasi tentang ekstensi file. lokasi pada memory sekuder status dan atribut-atribut file
4. Tabel Proses
Tabel proses fungsinya mengelolah proses, menyimpan atribut proses dan sebagainya.
Sebua sistem besar dan kompleks seperti sistem operasi modern diatur, dikendalikan dengan cara membagi-bagi teks (tugas) ke dalam komponen-komponen kecil agar dapat berfungsi dengan baik dan mudah dimodifikasi.
menurut silberchatz ada tiga pendekatan design :
1. Struktur sederhana
2. Pendekatan berlapis
3. Kernel micro
sedangkan menurut stallinys, kita bisa memandang sistem sebagai seperangkat lapisanm tiap lapisan menampilkan bagian fungsi yang dibutuhkan sistem operasi.
- Struktur Sederhana
Sistem Operasi seperti ini dumulai dengan sistem yang lebih kecil,sederhana dan terbatas, kemudian dikembangkan dengan cukupan yang original, contoh sistem ini adalah (MS-Dos)/(Microsoft-Disk Operating System) MS-Dos -> 1 file 640 kb, yang disusun untuk mendukung fungsi yang banyak pada ruang yang sedikit.
- Pendekatan Berlapis
Pendekatan berlapis menggagal / membagi sistem ke dalam enam lapisan, yaitu :
Lapisan 0 : Mangatur alokasi prosesor pertukaran proses ketika interupsi terjadi.
Lapisan 1 : Mengatur pengalokasian ruang untuk proses di memory utama.
Lapisan 2 : Mengatur komunikasi antar masing-masing proses
Lapisan 3 : Mengatur Piranti I/O dan menampung informasi yang mengalir dan ke proses tersebut.
Lapisan 4 : Mengatur tempat program pengguna (Aplikasi)
Lapisan 5 : Mengatur Operator Sistem.
Geberasi Pertama :
Pada masa ini manusia mulai mentransformasikan kegiatan-kegiatan mekanik sebagai alat bantu untuk menghitung, mekerekam, mengingat dan sebagainya. Hal ini dilakukan kemampuan manusian dalam mengingat (memory) terbatas. Alat bantu mekanik yang digunakan antara lain : tumpukan batu, simpoa, dan sebagainya.
Generasi Kedua :
Pada masa ini, Instruksi-instruksi berupa sistem Batch (disusun bururut sesuai Prioritas) sudah mulai diintegrasikan dengan perangkat elektronik agar eksekusi instruksi dapat dilakuakn secara berurut, maka semua listing instruksi tersimpan pada Type (Pita Magnetic).
Kegenrasi Ketiga :
Pada masa ini, sistem Operasi sudah dapat dikendalikan secara interaktif oleh pengguna, tidak lagi kaku seperti sistem batch, interuksi-interuksi yang bervariasi dapat diberikan oleh pengguna untuk menghasilkan output yang beragam.
Kegenaris Keempat:
Pada masa ini sistem Operasi sudah sedemikan lengkap denan fasilitas pendukung yang sempurna, Seperti :
- Kemampuan Multi-Tasking (Mampu menjalankan Instruksi secara Serentak)
- Kemampuan Multi-Treading (Mampu malakukan pengendalian banyak perangkat)
- Kemampuan Networking (Jaringan)
- Kemampuan Time-Sharing (Mampu mengelolah beberapa user dengan sistem shar secara bergantian)
- Kemampuan Spooling (Cloning -> Knopix).
Blog merupakan singkatan dari "web log" adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urut terbalik (isi terbaru dahulu baru kemudian diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut.
Read More...
